Rabu, 08 Desember 2021

MENAPAK DI AWAL TAHUN

Di awal tahun 2022 ini saya mulai bangkit dengan gallery saya gallery Linggar jati.dengan pengalaman ini sebagai pelajaran saya supaya berhati hati dalam menapak memaknai berbagai warna kehidupan di dunia ini,dengan suasana baru menerangi kalbu telah hancur karena kesrakahan berbingkai topeng ketulusan hati.

Rabu, 26 Desember 2018

Sabtu, 04 Agustus 2018

 MOHON DO'A RESTU

saya alex kalisa  linggart jati  mohon do'a restu tgl 29 agustus 2018 ini melangsungkan pernikahan,mengawali agenda kegiatan gallery linggar jati

Senin, 17 Agustus 2015

PENGHALANG SI CACAT DALAM BERBISNIS

Dalam menjalankan bisnis aku banyak pihak dari berbagai kalangan memandang bisnis aku seblah mata dalam artian aku sering dalam menjalankan roda bisnis aku di sepelekan dan sewenang wenang merekas nindas aku melebihi aku tinja yang bernya dengan dasar mereka kecacatan aku mereka sangat kuat beralasan baik di lingkungan kerja aku maupun di lingkungan keluarga besarku,aku lebih tertekan jwaku sebab aku di paksa dan siksa jiwku tu meminta supaya membalik nama SK pensiunan PNS alhm. Bapak saya oleh pa"dhe dan tante aku supapya SK alhm. bapak aku supaysa dibalik nama atas nama pa"dhe dan tante aku.aku mohon pada kantor kementrian dalam negri dan Bapak mentri dalam negri,kantor HAM bersama bapak mentri hukum dan ham tu menindak lanjuti lebih jauh dan memberi sangsi tegas pada mereka supaya jangan semena mena pada ibu kami yang dah janda sekarang ini treutama tante aku berperan sebagai setaf kecamatan seharusnya pengayom masyarakat tapi memprofoksi masyarakat desa kami supya SK pensiunan alhm. bapak aku supaya di balik nama,atas nama tante aku dan pa"dhe aku juga pensiunan kacung SD(sekolah dasar).bagiku itu justru jadi cambuk semangat dalam si cacat dalam berbisnis.hal seperti ini yang kadang menghambat aku memosting dalam aku bisnis ku sekarang ini, juga di berbagai hal dalam bisnis aku ini.walau aku di desa sendiri sejak aku lahir mereka anggap aku sampampah yang mengotori mereka dan mereka harap aku mati di atas penganiayaan mereka padahal aku pun nanusia aku pun punya masa depan,salah satunya terwujud sekakang ini,walau aku di harap mati dengan aniaya batin oleh bersar keluarga sendiri maupun oleh segegeintir orang dalam masyarakat di desa aku.